[wzslider autoplay=”true” lightbox=”true”]Pada tanggal 19-24 Agustus 2014, Ditjen DIKTI kembali menyelenggarakan agenda tahunan perlombaan debat bahasa Inggris antar mahasiswa se-Indonesia di Universitas Batam, Kepulauan Riau. Lomba yang dikenal dengan nama National University Debating Championship (NUDC)  merupakan kompetisi debat bahasa inggris terbesar di Indonesia

Tim STIKOM AMBON beranggotakan Risky Tobing, mahasiswa jurusan Teknik Informatika angkatan 2012, Hestianty Tanassy, mahasiswa Sistem Infomasi  2013 dan Kamsal Hamin sebagai pendamping sekaligus N-1 Adjudicator.

Stikom Ambon yang baru resmi berdiri 2 tahun lalu tepatnya 11 Juni  2012 untuk pertama kalinya ambil bagian dalam kompetisi debat terbesar se-indonesia ini. Setelah melalui 7 babak penyisihan selama 4 hari, tersaringlah 32 kontestan yg maju ke oktofinal.dari 32 peserta oktofinal tersebut, hanya Universitas Pattimura yang mewakili kawasan indonesia bagian timur. Walaupun STIKOM AMBON tidak termasuk dalam 32 kontestan tapi banyak pengalaman yanhg dapat diambil yang pastinya akan menjadi modal berharga untuk mengikuti kompetisi serupa tahun depan.

NUDC 2014 yang telah diselenggarakan di Universitas Batam, Kepulauan Riau pada tanggal 19-24 Agustus 2014 diikuti Sebanyak 121 tim, terdiri dari 224 orang debater (pendebat) dan 112 orang N-1 adjudicator (juri N1. Disamping itu, sejumlah tim terbaik di NUDC juga berkesempatan untuk mewakili Indonesia di turnamen debat tingkat dunia yaitu World University Debating Championship (WUDC) yang akan dilaksanakan di Malaysia pada penghujung tahun ini.

Pada intinya, turnamen debat bahasa Inggris bukanlah untuk mengadu skill berbahasa Inggris semata, namun sebuah ajang untuk mengasah kemampuan berkomunikasi, public speaking, berpikir kritis dan juga tanggap terhadap isu-isu yang sedang beredar. Semoga tim debat Universitas Andalas dapat meraih hasil yang terbaik dan selalu mengharumkan nama Unand di berbagai kompetisi debat lainnya.