PADA SAAT MASIH BANYAK KAMPUS YANG MELAKUKAN PERPELONCOAN, STIKOM AMBON RESMI HAPUS ANARKIS DALAM OSPEK

IMG_2250

Sejak didirikannya STIKOM Ambon, satu-satunya kampus di Maluku yang secara resmi menghapus perpeloncoan dalam kegiatan OSPEK. Hal ini telah menjadi budaya OSPEK setiap kegiatan OSPEK di STIKOM Ambon. Selain dihapusnya perpeloncoan, STIKOM Ambon berkomitmen untuk menghapus tindakan anarkis dan deksriminasi dalam bentuk apapun.

Ketua Program Studi Teknik Informatika, R.D.Syaranamual S.Si.,M.Si mengatakan, Kami bangga sebagai kampus yang merintis penghapusan perpeloncoan di Maluku. Adik-adik calon mahasiswa tidak perlu ragu atau takut karena proses OSPEK di STIKOM Ambon itu menyenangkan dan berkualitas. Mahasiswa baru juga mendapat informasi yang tepat mengenai sistem pendidikan di STIKOM Ambon baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Dilain tempat, Pelaksana Harian Bagian Kemahasiswaan, Try Nabilla Buseri, S.Kom mengatakan, sebenarnya penghapusan perpeloncoan ini juga seiring dengan arahan yang dimuat dalam SK Keputusan Direktorat Jendral (Dirjen) Pendidikan Tinggi Nomor 38/Dikti/Kep/2000, dimana proses perpeloncoan dilarang untuk dipraktekan di dalam OSPEK. Nabilla juga menegaskan, OSPEK direncanakan secara matang agar dapat dijadikan sebagai momen yang tepat untuk menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik baru. Menjadi titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter jujur, cerdas, peduli, bertanggungjawab dan tangguh,ā€¯tuturnya.

Masyarakat Maluku terutama orang tua wali dari calon mahasiswa baru di STIKOM Ambon dapat merasakan kenyamanan dan keamanan anak-anak mereka dalam proses OSPEK di STIKOM Ambon. Besar harapan Kami kiranya STIKOM Ambon dapat menjadi contoh yang baik untuk membentuk generasi masa depan yang lebih baik.

 

Tags: