{"id":4666,"date":"2021-07-28T23:10:11","date_gmt":"2021-07-28T14:10:11","guid":{"rendered":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/?p=4666"},"modified":"2021-08-08T00:44:52","modified_gmt":"2021-08-07T15:44:52","slug":"ipk-tinggi-menjaminkah-mendapatkan-pekerjaan-yang-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/?p=4666","title":{"rendered":"IPK Tinggi Menjaminkah Mendapatkan Pekerjaan yang Baik?"},"content":{"rendered":"<p>Ada banyak pertanyaan yang menyelimuti Mahasiswa saat memutuskan Kuliah di Ambon. Apakah mendapatkan IPK Tinggi akan menjamin mendapatkan pekerjaan yang lebih baik?<\/p>\n<p>Jawabannya memang belum pasti, beberapa mengatakan wajib sebagai bagian dari peluang, karena sudah banyak lulusan sarjana di luar. Tetapi, ada juga yang mengatakan saat ini perusahaan membutuhkan karyawan berkompeten.<\/p>\n<p>Banyak pimpinan mengeluh, karena mereka menerima fresh graduate. Jadi, pengalaman di dunia kerja sangat sedikit. Inisiatif masih perlu belajar lebih. Begitu pula, cara berkomunikasi serta kerja sama satu sama lain.<\/p>\n<p>Dari dua kenyataan ini mana jawaban yang benar? Kami akan menjawabnya dengan ilustrasi sesuai dengan pengalaman berbagai dosen. Kemudian, cobalah melakukan kesimpulannya sendiri. Walau, nanti kami juga akan membantu memberikan jawabannya.<\/p>\n<h2>Perusahaan Menetapkan Standar Tinggi<\/h2>\n<p>Setiap Mahasiswa pasti menginginkan pekerjaan yang bagus dan layak. Salah satunya, mendapatkan posisi nyaman serta cukup tinggi di sebuah perusahaan. Apalagi, bila kantor tersebut sudah dikenal semua orang.<\/p>\n<p>Hanya saja, untuk mendapatkan posisi tersebut bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, mendaftar dulu dari bawah. Kemudian, naik ke atas dan akhirnya mendapatkan posisi nyaman tersebut.<\/p>\n<p>Kedua, langsung masuk di posisi satu strip di bawahnya. Jadi, hanya perlu beberapa tahun saja sudah bisa naik. Kami yakin, pasti Anda mau cara kedua saja karena langkah pertama sangat sulit dan lama.<\/p>\n<p>Sayangnya, untuk bisa menjalankan langkah kedua, setiap Mahasiswa wajib memberikan nilai IPK yang bagus minimal 3,0. Tetapi, kalau mendapatkan nilai pas seperti ini kesempatannya pasti kecil. Oleh karena itu, minimal 3,5 atau bisa lebih.<br \/>\nDengan begini, kesempatan mendapatkan tempat sangat tinggi karena penilaian pertama seorang pimpinan adalah nilai IPK. Baru keberbagai pengalaman selama ini seperti apa.<\/p>\n<h2>Setiap Bidang Usaha Punya Cara Kerjanya Sendiri<\/h2>\n<p>Mungkin, sampai saat ini Anda masih bingung mengapa seorang lulusan SMA mampu menjadi pimpinan dan mengalahkan seorang sarjana. Dari segi ilmu dan kompetensi pasti kalah jauh.<\/p>\n<p>Jawabannya, dari kemampuan dan tekad untuk bisa meraih posisi tersebut. Dalam sebuah perusahaan sebelum mendapatkan promosi, setiap karyawan pasti akan menjalankan tes terlebih dulu. Baik secara pengetahuan, ketangkasan, dan problem solving. Oleh karena itu, owner akan memilih seseorang yang memiliki semua itu dibandingkan seseorang yang tidak memiliki inisatif dalam bekerja.<\/p>\n<p>Ilustrasi diatas menunjukkan bahwa, pendidikan tidak akan menentukan segalanya. Tetapi, pengalaman, kecerdasan, serta pengetahuan terhadap apa yang ada di depan menjadi modal utama.<\/p>\n<p>Kami mengibaratkan anak SMA itu sebagai mahasiswa yang punya nilai IPK kurang bagus. Dengan kata lain, semua hasil yang tertulis dalam ijazah hasilnya sama saja, bila tidak punya kompetensi dalam pekerjaannya.<\/p>\n<h2>Kesimpulan Dari Ilustrasi Di Atas<\/h2>\n<p>Sekali lagi, sudah ada dua ilustrasi yang bertolak belakang. Hanya saja, keduanya punya sebuah kesimpulan untuk menjawab pertanyaan, \u201cApakah IPK Tinggi menjamin mendapatkan pekerjaan yang baik?\u201d<\/p>\n<p>Maka, jawaban kami adalah Iya memang begitu keadaannya. Tetapi, dengan berbagai catatan kecil yang harus dipahami, dimana kesempatan itu akan pupus kalau Anda tidak mampu menguasai pekerjaan tersebut.<\/p>\n<p>Jadi, mendapatkan nilai IPK tinggi itu memberikan kesempatan sampai 80% untuk mendapatkan pekerjaan baik. Hanya saja, proses belajarnya jangan hanya berhenti sampai disitu saja. Setelah diterima, terus belajar agar peluang ini tetap terjaga.<\/p>\n<p>Bukan hanya diam disitu saja dan tidak ada perkembangan sama sekali. IPK tinggi membuka pintu sangat lebar. Tinggal masuk saja tanpa susah payah. Sebaliknya, kalau punya angka rendah maka, pintu itu terbuka sedikit.<\/p>\n<p>Jadi butuh tenaga dulu agar bisa masuk ke dalamnya. Setiap orang harus mampu mengembangkan diri. Bukan hanya saat di bangku kuliah saja, melainkan saat bekerja juga harus mengembangkannya lebih baik lagi.<\/p>\n<p>Perlu diingat, belajar itu tidak akan pernah ada berhenti, kecuali kematian. Jadi, tetaplah untuk meraih impian itu. Bagaimana kondisinya selalu dikejar walau harus susah payah, jatuh bangun.<\/p>\n<p>Bagaimana, sudah paham bukan? Setiap <a href=\"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/fakultas\/\">Kampus di Ambon<\/a> pasti mempunyai pendapat tidak jauh beda. IPK Tinggi akan mendapatkan pekerjaan yang baik adalah iya hanya banyak catatan harus dipenuhi. Jangan hanya berhenti sampai disitu saja.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak pertanyaan yang menyelimuti Mahasiswa saat memutuskan Kuliah di Ambon. Apakah mendapatkan IPK Tinggi akan menjamin mendapatkan pekerjaan yang lebih baik? Jawabannya memang belum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4667,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[31],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4666"}],"collection":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4666"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4666\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4781,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4666\/revisions\/4781"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4667"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4666"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4666"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4666"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}