{"id":4674,"date":"2021-07-28T23:21:55","date_gmt":"2021-07-28T14:21:55","guid":{"rendered":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/?p=4674"},"modified":"2021-08-08T00:43:43","modified_gmt":"2021-08-07T15:43:43","slug":"kenali-dan-pahami-kuliah-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/?p=4674","title":{"rendered":"Kenali dan Pahami Kuliah Online"},"content":{"rendered":"<p>Pandemi Covid 19 belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, justru kondisinya semakin menanjak naik. Tidak heran bila <a href=\"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/fakultas\/\">Kampus di Ambon<\/a> ramai-ramai  mengadakan Kuliah Online sebagai salah satu solusinya.<\/p>\n<p>Harus dipahami, bahwa perkuliahan ini tidak mengharuskan mahasiswanya untuk datang langsung tatap muka. Tetapi, pertemuannya diganti melalui sistem daring dari Smartphone atau Laptop.<\/p>\n<p>Biasanya, dosen pengajar akan memberikan beberapa materi berupa interaksi tanya jawab dari buku yang sudah direkomendasikan atau pemberian video. Apakah cukup efektif dengan metode seperti ini?<\/p>\n<p>Pada dasarnya, setiap pembelajaran untuk mahasiswa itu efektif. Karena, pada tahapan ini bukan harapan dari setiap dosen pasti sama. Mereka akan mengembangkannya sendiri dari satu teori yang disampaikan.<\/p>\n<p>Cara berpikirnya harus sudah berubah dan mampu meninggalkan sistem anak sekolahan yang hanya bisa menunggu penjelasan guru. Dari tuntutan tersebut, perkuliahan online menjadi metode yang paling baik membentuk karakter Mahasiswa sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.<\/p>\n<p>Harus diketahui, beberapa perusahaan saat ini membutuhkan karyawan yang aktif dan kritis. Mereka ingin semuanya dapat berperan untuk memajukan perusahaan dengan berbagai ide kreatif. Dengan sistem daring seperti ini merupakan langkah efektif untuk memulainya.<\/p>\n<p>Semakin cepat Anda melangkah kedepan, semakin bagus perkembangan diri yang ditunjukkan. Hal ini menjadi salah satu penilaian penting yang bisa dipertimbangkan seorang atasan untuk memberikan promosi jabatan.<\/p>\n<h2>Lebih Banyak Melakukan Diskusi Sedikit Aksi<\/h2>\n<p>Setiap metode pembelajaran yang digunakan pasti punya kelebihan dan kekurangan, begitu pula kuliah online ini. Satu poin positif yang dapat dikembangkan adalah semakin banyak waktu untuk diskusi.<\/p>\n<p>Dosen pasti memberikan ruang mahasiswanya untuk bertanya dalam sebuah grup chat. Ruang ini membuat diskusi semakin sering dilakukan. Jadi, untuk proses analisanya jauh lebih matang.<\/p>\n<p>Pasti muncul berbagai macam teori ini dan itu sebagai salah satu pemecah permasalahan. Harus diingat, semakin banyak pendapatan akan memunculkan sebuah inspirasi sebagai problem solving terbaik.<\/p>\n<p>Jadi, untuk masalah manajemen yang membutuhkan teknik analisa tinggi grup chat yang dibentuk ini sangat efektif. Hanya saja, menjadi kurang bagus karena tidak dapat bertemu.<\/p>\n<p>Bisa dikatakan, seluruh Mahasiswa hanya mampu berteori saja. Eksekusi lapangan jadi berkurang. Tidak diperbolehkannya melakukan tatap muka membuat mereka sedikit sulit melakukan praktik.<\/p>\n<p>Kecuali mempunyai inisiatif sendiri, sayangnya melakukannya tidak mudah. Ada rasa takut dalam diri, bagaimana nanti kalau rusak dan lain sebagainya. Kalau di kampus saat melakukan praktik dan rusak mereka tidak perlu mengganti kecuali rusaknya disengaja dan sangat parah.<\/p>\n<h2>Melatih Mahasiswa Lebih Berkompeten<\/h2>\n<p>Sistem daring seperti ini akan melatih mahasiswa lebih berkompeten dari biasanya dibandingkan dengan tatap muka secara langsung, mengapa bisa terjadi? Salah satu alasannya adalah tanggung jawab yang diberikan sangat tinggi.<\/p>\n<p>Selain itu, mahasiswa harus disiplin biasanya tugas yang diberikan lebih banyak dan susahnya adalah kegiatannya dibatasi. Pergi ke perpustakaan sedikit susah. Memang bisa pesan buku secara online, hanya saja persediaan yang ada di perpustakaan jumlahnya apakah bisa memenuhi kebutuhan seluruh mahasiswanya? Kami rasa tidak mungkin, dari kondisi ini adalah kendala terbesar dari perkuliahan online.<\/p>\n<p>Inilah alasan kami mengapa metode pembelajaran sekarang ini dinilai sangat cocok. Setiap Mahasiswa jauh lebih berkompeten karena, mereka harus mencari solusinya seperti apa.<\/p>\n<p>Beberapa dosen juga seakan acuh tidak peduli dengan kondisi, apakah kondisi ini terlalu kejam? Sayangnya, saat Mahasiswa nanti lulus dan mulai bekerja di perusahaan, banyak atasan juga melakukannya.<\/p>\n<p>Bisa dikatakan, langkah ini menjadi bentuk pembelajaran paling efektif. Karena, mereka dapat merasakan secara langsung bagaimana kehidupan di dunia setelah nanti lulus.<\/p>\n<p>Harus diketahui, ada beberapa jurusan yang akan kesulitan melakukan daring seperti ini. Jadi, tuntutan terhadap Mahasiswa cukup tinggi. Hanya mereka yang punya problem solving tinggi akan menjadi pemenangnya.<\/p>\n<h2>Banyak Ujian yang Harus Dihadapi<\/h2>\n<p>Harus dipahami bahwa, dalam perkuliahan online ini tidak akan mudah untuk dilakukan. Karena, ada banyak sekali ujian di depan, seperti rasa malas untuk melakukan daring atau melakukan tugas dari Dosen.<\/p>\n<p>Selain itu, kebutuhan internet sangat tinggi jadi, harus sedia kuota dan wajib mencari provider yang stabil. Tidak heran beberapa lebih memilih memakai Wifi hanya saja, penggunaannya cukup boros.<\/p>\n<p>Ujian terakhir adalah interaksi sosial kepada sesama teman juga akan kesulitan termasuk, bagaimana cara berkomunikasi. Harus diingat, sistem komunikasi adalah modal sangat penting dalam menempuh karir.<\/p>\n<p>Kuliah online menjadi salah satu tantangan terbesar. Baik itu untuk beberapa <a href=\"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/kampus-di-ambon-itb-stikom-ambon\/\">Kampus di Ambon<\/a>, dosen, dan juga Mahasiswa itu sendiri. Tetapi, percayalah kalau setiap sistem pasti ada baik dan buruk. Jadi, persiapkan diri Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pandemi Covid 19 belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, justru kondisinya semakin menanjak naik. Tidak heran bila Kampus di Ambon ramai-ramai mengadakan Kuliah Online sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4675,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[31],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4674"}],"collection":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4674"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4674\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4779,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4674\/revisions\/4779"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}