{"id":4693,"date":"2021-07-28T23:45:15","date_gmt":"2021-07-28T14:45:15","guid":{"rendered":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/?p=4693"},"modified":"2021-08-08T00:39:23","modified_gmt":"2021-08-07T15:39:23","slug":"memilih-jurusan-kuliah-sesuai-keinginan-atau-kebutuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/?p=4693","title":{"rendered":"Memilih Jurusan Kuliah Sesuai Keinginan Atau Kebutuhan"},"content":{"rendered":"<p>Sampai saat ini sebagai Calon Mahasiswa Baru mungkin masih diliputi kebingungan mengenai memilih jurusan kuliah. Apakah harus disesuaikan dengan kebutuhan seperti memilih Jurusan Teknik Informasi atau sesuai keinginan misalnya, mengambil <a href=\"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/fakultas\/\">Kuliah Pariwisata di Ambon<\/a>.<\/p>\n<p>Kedua kenyataan tersebut memang sangat sulit. Walaupun, yang menentukan masa depan adalah Anda sendiri. Termasuk menikmati semua hasil kerja kerasnya. Namun, ada kebimbangan di dalam hati.<\/p>\n<p>Pasti tidak hanya itu saja, pilihan sulit tersebut terkadang menjadi hantu. Kemudian, muncul berbagai pertanyaan dan ketakutan kalau saja pilihan tersebut salah. Kondisi seperti ini memang harus segera ditemukan jalan keluar dan solusi.<br \/>\nCoba tanya ke orang tua tetapi hasilnya tetap sama saja. Mereka tidak mampu memberikan solusi yang baik. Walaupun, pada akhirnya pilihan jatuh ke tangan Anda. Namun, ada harapan besar agar bisa masuk ke Jurusan yang mereka inginkan karena alasan prospek kerjanya sangat bagus.<\/p>\n<p>Tetapi melakukan hal yang tidak disukai bukankah menyebalkan? Rasanya kemampuan dalam diri sulit untuk keluar. Apalagi, saat pertengahan jalan melihat kenyataan lulusan Mahasiswa jurusan tersebut ternyata berprestasi.<\/p>\n<p>Kondisinya memang serba salah hanya saja, Anda harus segera menentukan pilihan dan memutuskan sesuatu. Bagaimana caranya? Berikut beberapa poin penting untuk Anda lakukan dan jadikan perenungan sebelum menentukan keputusan.<\/p>\n<h2>Realistis Dalam Menentukan Pilihan<\/h2>\n<p>Poin pertama yang harus dilakukan adalah Anda harus berpikiran Realistis terlebih dulu. Artinya harus menerima semua kenyataan yang terjadi di depan mata. Misalnya, memutuskan masuk Jurusan Pariwisata di ITB STIKOM Ambon.<\/p>\n<p>Ternyata, prospek kedepan begitu luar biasa karena Ambon dan Maluku 3 sampai 4 tahun kedepan zona pariwisatanya berkembang sangat pesat. Selain itu, kesempatan untuk membangun usaha sesuai dengan cita-cita terbuka lebar.<\/p>\n<p>Tetapi, 4 tahun kedepan pula pesaingnya sangat banyak. Karena Pemerintah akan membuka akses seluas-luasnya agar zona wisata bisa jadi pendapatan bagi daerah. Bahkan, kesempatannya bekerja di perusahaan besar menurun menjadi 30%.<\/p>\n<p>Dari dua kenyataan ini Anda harus realistis dan cobalah tanya kepada diri sendiri. Apakah bisa menghadapi peluang yang sebenarnya sangat kecil? Dibandingkan memilih Jurusan Teknik Informatika di ITB STIKOM Ambon.<\/p>\n<p>Bahkan, dari segi persentase perbandingannya cukup jauh 30:70. Untuk menjawab pertanyaan tersebut coba ingat kembali. Apakah Anda sendiri bisa mewujudkan impian di masa sulit? Bahkan, saat peluangnya hanya 10% saja.<br \/>\nLalu, sudah siap atau belum saat terjadi hal tidak diinginkan. Misalnya, krisis dan pandemi seperti saat ini dimana semua wisata harus tutup atau ada pembatasan. Sudah siap dengan skenario terburuknya?<\/p>\n<p>Jika, semua bisa dijawab cobalah cerita pada orang lain untuk mengukur jawaban Anda tersebut realistis atau sesuai kenyataan atau hanya berupa khayalan semata. Bila memang Real, lanjutkan mimpi tersebut dengan doa dan keyakinan.<\/p>\n<h2>Coba Lihat Bagaimana Kemampuan Anda<\/h2>\n<p>ITB STIKOM Ambon memberikan sistem pendidikan yang sedikit berbeda dengan Universitas lain. Dimana, kampus ini akan memberikan pengalaman dan materi pelajaran yang sesuai keadaan dan kebutuhannya kedepan.<\/p>\n<p>Bisa dikatakan proses pembelajarannya akan sulit untuk beberapa Jurusan. Karena, memang itulah tuntutannya. Jadi, setelah Lulus dari kuliah Mahasiswa benar-benar produk unggulan siap bekerja. Bukan hanya lulusan biasa begitu saja.<\/p>\n<p>Pertanyaannya adalah Apakah Anda sanggup atau mampu melewatinya? Jika, memang sanggup maka pilihlah sesuai keinginan. Bila mengalami kesulitan lebih baik pilih sesuai kebutuhan saja.<\/p>\n<p>Mampu memiliki arti mendalam jadi tidak hanya bisa saja, tetapi menjadi mahir dan benar-benar berkompeten. Perlu diingat dalam melakukan pilihan sesuai keinginan Harus disertai dengan pembuktian dan tanggung jawab penuh.<\/p>\n<p>Jika, pada akhirnya hanya setengah-setengah lebih baik memilih yang peluangnya lebih besar kedepan. Kalau memilih dengan peluang kecil pasti Anda tidak mampu bersaing lebih.<\/p>\n<p>Karena, hanya dari lingkungan kampus dan tuntutan tenaga pengajar kami saja Anda kesulitan. Bagaimana dengan tuntutan diluar sana yang lebih keras dan tidak peduli dengan keadaan atau kondisi Anda?<br \/>\nDengan memilih peluang yang lebih besar setidaknya, kesempatan diterima bekerja masih dapat diusahakan. Walaupun, nilainya tidak terlalu bagus hanya cukup saja. Namun, sudah ada keahlian lain yang pasti dapat diserap dan itu jadi poin plus.<\/p>\n<p>Memilih jurusan memang tidak semudah membalikkan tangan perlu banyak pertimbangan. Dengan bersikap realistis dan menyesuaikan kemampuan Anda seperti apa. Pasti setiap Calon Mahasiswa bisa memilih, <a href=\"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/kuliah-s1-pariwisata-di-ambon\/\">Kuliah Pariwisata di Ambon<\/a> sesuai keinginan atau Jurusan Teknik Informatika sesuai kebutuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sampai saat ini sebagai Calon Mahasiswa Baru mungkin masih diliputi kebingungan mengenai memilih jurusan kuliah. Apakah harus disesuaikan dengan kebutuhan seperti memilih Jurusan Teknik Informasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4694,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[31],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4693"}],"collection":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4693"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4693\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4773,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4693\/revisions\/4773"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stikomambon.ac.id\/beta\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}