Menata masa depan memang harus direncanakan sejak awal. Perbincangan mengenai hal ini harus dilakukan sejak dini. Karena, Kampus di Ambon saat ini cukup banyak menawarkan fasilitas dan Jurusan yang prospek kerjanya sangat bagus.

Ada satu pertanyaan yang terkadang terlintas. Dalam menentukan Jurusan ini sebenarnya pilihan siapa? Diri Anda sendiri atau Orang Tua? Mengapa pertanyaan tersebut penting untuk ditanyakan? Karena, hasil akhir keduanya nanti akan berbeda. Walaupun, sama-sama menempuh gelar sarjana, mendapatkan pekerjaan di tempat yang bagus dan gaji besar. Tetapi, kepuasan batin yang tidak bisa dibohongi.

Kecuali, bagi Anda yang memang masih bingung mau jadi apa nantinya setelah menempuh pendidikan selesai. Mungkin, mengikuti saran dari orang tua tidak menjadi masalah. Bagaimana kalau sebaliknya?

Ketika, Anda sudah merangkai semua impian menjadi sesuatu dan merencanakan kuliah dengan jurusan Pariwisata. Lalu, saat berbincang dengan orang tua ternyata diminta masuk ke Teknik Informatika.

Ikut Kata Orang Tua atau Tetap Sesuai Keinginan

Hampir setiap Mahasiswa mengalami keadaan seperti itu, dimana mereka ingin menjadi sesuatu tetapi, orang tua tidak menyetujuinya. Termasuk, dalam menentukan Jurusan.

Sebenarnya, solusinya sangat mudah hanya ada dua cara. Pertama, mengikuti keinginan mereka. Kedua, tetap dalam pendirian dan membuktikan bahwa, pilihan Anda bisa membawa kesuksesan. Kedua pilihan tersebut sama-sama sulit, karena membohongi diri sendiri serta membuat situasi menjadi tidak nyaman. Pengaruh terbesarnya ada di nilai akademik. Karena, orang tua sudah mengalah mengikuti keinginan Anda. Pasti mereka berharap yang lebih.

Bahkan, beberapa Ayah atau Ibu tidak mau tahu walau hasilnya sangat bagus. Percayalah mereka tetap bangga dengan pencapaian tersebut. Walau hanya terucap dalam hati saja, jadi tetap lanjutkan.
Kalau perlu beri sesuatu yang lebih. Misalnya, Anda sudah bisa membangun usaha sendiri dari sedikit ilmu yang didapatkan sehingga, tidak lagi meminta uang baik untuk jajan, tugas dan kuliah semua sudah Anda tanggung mereka pasti sangat bangga.

Hanya saja, untuk bisa seperti itu rasanya sangat sulit. Perlu perjuangan, tekad, semangat yang besar karena, ujian pasti akan datang silih berganti. Inilah alasan mengatakan posisinya tidak enak. Lalu, harus bagaimana?

Pintar Dalam Mengembangkan Diri

Jangan emosi terlebih dulu mendengar orang tua tidak menyetujui Jurusan yang menjadi cita-cita Anda. Dengarkan baik-baik alasannya, dan lakukan pengembangan diri. Istilahnya metode perang secara halus.
Jika, Ayah menginginkan Anda masuk ke Jurusan Teknik Informatika. Lebih baik lihat dulu semua materi serta prospek lulusannya seperti apa. Jika, sejak awal mengambil Pariwisata karena ingin punya bisnis wisata dan keliling dunia.

Maka, saran dari Ayah sangatlah tepat. Karena, dalam membangun bisnis bukan hanya punya modal mencari izin dan sudah selesai. Harus tahu bagaimana cara mengembangkannya serta tekniknya seperti apa.

Mengapa tidak di Bisnis atau Manajemen saja? Sayangnya, ilmu seperti itu bisa dilihat melalui buku atau mengikuti seminar. Saat ini sudah banyak bukan seminar entrepreneurship. Tetapi, kalau seminar mengenai program komputer baik software atau hardware pasti tidak ada. Karena, keduanya merupakan bagian dari promosi. Jadi, tidak bisa diungkap begitu saja ke publik.

Jadi, tidak ada salahnya mencoba masuk jurusan pilihan Ayah. Tetapi, jangan setengah-setengah, tetap sepenuh hati. Ingat, bukan prosesnya yang akan dilihat orang lain melainkan, hasil akhir.

Pengembangan Strategi

Orang tua pasti ingin anaknya bisa bekerja di perusahaan besar dengan pangkat dan jabatan serta gaji besar. Ikuti saja dulu tetapi, jangan menutup impian Anda. Karena prospek Teknik Informatika sangat bagus.
Cobalah cari pekerjaan yang masih berhubungan dengan cita-cita. Cari modal sembari membangunnya dari bawah. Setelah bisnis tersebut tumbuh besar, baru ambil keputusan.

Untuk melanjutkan bekerja dan melimpahkan kepengurusan ke orang lain. Atau keluar dan fokus di usaha sendiri. Percaya, orang tua akan bangga dan usaha tidak akan mengkhianati hasil. Walaupun, harus tertatih dan prosesnya tidak mudah. Namun, hasil akhirnya berujung dengan manis dan indah.

Dengan cara diatas, tidak ada masalah lagi bukan kalau jurusan itu dipilih oleh Orang tua. Paling penting adalah hasil akhirnya dengan catatan selama proses berlangsung masih memegang teguh akan mimpi.

Saat ini sudah banyak Kampus di Ambon yang mampu mengembangkan kemampuan terpendam Mahasiswanya. Sehingga, dengan kasus seperti ini mereka tetap menjalaninya dengan santai dan tekun.