Memilih Jurusan adalah poin penting yang harus dipikirkan calon mahasiswa baru sejak mereka menyelesaikan Ujian Akhir Nasional di Sekolah Menengah Atas. Pemilihannya tidak boleh asal dan sembarangan, karena mempengaruhi masa depan Anda nantinya.

Berikut tips jitu dari kami mengenai bagaimana caranya memilih Jurusan yang benar. Pemilihan ini bukan sekedar mendapatkan pekerjaan setelah lulus. Tetapi, mendapatkan hasil terbaik dan membuka peluang seluas-luasnya.

Cari Tahu Apa Keinginan Anda

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah cari tahu dulu apa keinginan Anda di masa depan. Jika, masih belum tahu juga cobalah melihat apa yang menjadi hobi, minat, bakat atau potensi dalam diri.

Sebenarnya, setiap orang sudah bisa membaca kemana mereka harus melangkah. Sayangnya, mereka tidak tahu, terkadang ada juga keraguan dalam diri apakah keputusan tersebut tepat atau tidak.

Beberapa yang lain juga terhalang oleh orang tua yang ingin anaknya menjadi CEO seperti Nadiem Makarim, sehingga mengarahkan mereka untuk kuliah Bisnis Digital di Ambon.

Jika, Anda mempunyai banyak keinginan dan masih saja ragu untuk memilih. Maka, lanjut saja ke tahap kedua yaitu, riset terlebih dulu secara menyeluruh. Baru putuskan mau ambil Jurusan apa.

Melakukan Riset Secara Menyeluruh

Langkah kedua ini sedikit rumit dibandingkan yang pertama, karena Anda harus teliti dan detail dalam menangkap peluang yang dihadirkan dari setiap Jurusan. Terkadang, setiap Mahasiswa sudah tahu apa yang dia inginkan, tetapi sulit mendapatkan ilmunya.

Oleh karena itu, mereka memutuskan kuliah agar mendapatkan ilmu tersebut. Inilah fungsi dari riset tersebut. Anda akan mendapatkan seluruh informasi secara lengkap dan detail. Berikut, cara melakukan riset dalam memilih jurusan.

1. Cari Tahu Materi Kuliahnya

Poin pertama yang harus dilakukan dalam sebuah riset adalah mencari tahu terlebih dulu apa saja materi perkuliahannya secara keseluruhan. Jadi, dalam beberapa semester ke depan Anda akan mempelajari apa saja.

Salah satu contohnya adalah tentang E-commerce. Cobalah cari seluk beluk materi tersebut. Semakin banyak, Anda mencari maka hasilnya sangat bagus. Lihat pula bagaimana diri Anda merespons.

Bila tumbuh semangat untuk mempelajarinya lebih jauh. Jangan berpikir panjang langsung saja tentukan pilihan, Hanya saja, kalau masih muncul keraguan lebih baik tunda dulu. Catat saja kalau mata kuliah tersebut menarik perhatian.

Tidak cukup sampai disitu. Anda juga harus tahu, bagaimana karakter Lulusan mahasiswa tersebut. Apakah mempunyai kemampuan analisis hebat atau problem solving bagus.

Hal kecil semacam ini dibutuhkan untuk strategi Anda ke depan. Agar penerapan ilmu bisa sesuai dengan cita-cita. Jangan terburu-buru, pajami secara perlahan, bila perlu tanya kepada kakak tingkat, atau dosen yang ada disana.

2. Bagaimana Sistem Pembelajarannya

Poin kedua dalam melakukan riset adalah lihat dulu bagaimana sistem pembelajarannya. Apakah banyak teori atau praktik, referensi buku apa saja yang digunakan.

Semua ini harus detail, selain melakukan riset, Anda juga turut mempersiapkan diri agar lebih siap dalam menghadapi perkuliahan nantinya. Dari semua ini, pasti sudah ada keputusan walau belum mencapai final 100%.

Hindari Ikuti Teman dan Berpikir Realistis

Langkah terakhir adalah berpikirlah realistis mengenai masa depan terutama peluang 4 sampai 5 tahun ke depan. Bukan berbicara untuk mendapatkan pekerjaan saja, melainkan bagaimana peluangnya mendirikan perusahaan.

Coba lihat peta persaingannya saat ini. Jika pilihan tersebut ternyata sulit, Anda sendiri harus realistis untuk tidak memilihnya. Atau, boleh saja memilih dengan syarat harus punya solusi jitu menghadapi segala kemungkinannya.

Selanjutnya, jangan pernah mengikuti apa kata teman. Mereka memilih jurusan ini, Anda ikut agar persahabatan tidak pernah putus. Pemikiran tersebut yang salah, hubungan persahabatan tetap berjalan walau berbeda jurusan.

Masa depan bukan ditentukan dari teman, pada akhirnya nanti Anda akan mendapatkan relasi, koneksi, serta jaringan sendiri. Kesibukan perlahan akan mengikis pertemanan tersebut.

Jadi cobalah berpikir realistis, menjaga hubungan persahabatan bukan begitu caranya. Tetapi, selalu ada disaat mereka membutuhkan dan berada di bawah. Bukan disaat senang atau berada di atas. Serta mampu meluangkan waktu untuk bertemu dan menjalin komunikasi walau hanya satu minggu sekali.

Memilih Jurusan memang sulit dan tidak boleh sembarangan begitu saja. Anda harus perhatikan dengan detail dan benar. Agar nantinya tidak merasa bersalah saat perkuliahan sudah masuk semester tengah sampai akhir.