Saat ini hampir seluruh kampus di Ambon sedang mengadakan sistem pembelajaran secara online atau daring. Hanya saja, tidak semua mampu memberikan kenyamanan dan pengalaman yang menyenangkan.

Kondisi ini bila diteruskan membuat mahasiswa semakin jenuh dan hasilnya mereka tidak mampu menyerap semua yang sudah disampaikan. Oleh karena itu, harus ada perhatian dan perubahan besar.

Setidaknya, setiap Universitas mampu memberikan kenyaman. Minimal mampu mengatasi rasa jenuh dari setiap mahasiswanya. Harus diakui, dalam belajar keadaan hati harus menyenangkan. Dengan begini, kesempatan dalam memahami seluruh ilmu sangat tinggi.

Lalu, Bagaimana caranya ITB STIKOM Ambon memberikan kenyamanan bagi seluruh mahasiswanya dalam menghadapi metode pembelajaran seperti ini? Berikut ulasannya singkatnya.

Dosen Selalu Aktif Dalam Mengolah Materi Menjadi Sebuah Cerita

Dalam proses belajar mengajar, dosen mempunyai peranan penting dalam memberikan kenyamanan ketika menyampaikan materi bagi seluruh mahasiswanya. Jangan hanya menuruti keinginan pribadi, tetapi mencoba mengikuti keinginan mereka. Oleh karena itu, metodenya harus berubah.

Jika selama ini seorang pengajar hanya menyampaikan materi dari berbagai buku atau saduran tulisan tokoh luar negeri. Sekarang, kami menuntut mereka untuk menyampaikannya melalui sebuah cerita.

Contohnya, sedang melakukan pembahasan mengenai Bisnis Digital. Bagaimana caranya dalam menyampaikan ilmu tersebut dengan bercerita sesuai pengalamannya, hanya saja disesuaikan materinya seperti apa.

Kami tidak melarang dosen mengarang sebuah cerita menarik. Asalkan seluruh mahasiswanya mengerti maksud dan tujuannya. Dari cerita tersebut, bisa dikembangkan dengan sebuah kuis singkat.

Dengan begini, bisa diketahui apakah metode atau cerita tersebut bisa dipahami atau tidak. Jika sebagian besar kurang memuaskan, dapat dievaluasi sendiri dan menggunakan langkah lainnya.

Setidaknya, mereka tahu dan mengerti bagaimana maksud dan tujuannya. Saat diuji tanpa perlu pikir panjang mampu memberikan jawaban. Tidak harus tepat, asalkan mendekati sudah bagus, tetapi harus memenuhi indikator yang ada.

Membebaskan Mereka Memilih Tempat

Poin selanjutnya adalah membiarkan mahasiswa untuk mencari tempat yang nyaman. Bahkan, dosen bisa menyuruhnya untuk mencari tempat di sekitar rumah. Bisa di taman asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat.

Apalagi, saat ini daring bisa dilakukan melalui handphone. Jadi, lebih fleksibel dan saat dibawa kemana saja rasanya tidak berat. Selain tempat, biasanya dosen akan menyuruh mahasiswanya untuk menggunakan berbagai wardrobe keren.

Setiap pertemuan wajib menggantinya dan disampaikan mengenai temanya. Bisa saja, langkah kecil semacam ini mendapatkan hadiah kecil. Walau sederhana, tetapi hal itu akan membekas.

Dengan begini, daring akan berubah dari yang awalnya kewajiban, menjadi sebuah kebutuhan yang tidak boleh ditinggalkan. Satu poin penting yang harus menjadi catatan adalah membuatnya merasa senang terlebih dulu.

Bila seseorang sudah senang dengan aktivitas atau keadaan tersebut. Biasanya, akan melakukan semuanya dengan sukarela dan tanpa paksaan. Jadi, menurut kami hal ini sangat efektif membuatnya memahami apa yang sedang disampaikan.

Lebih banyak Berdiskusi Dengan Tema Menarik

Selanjutnya, lebih banyak melakukan diskusi dengan berbagai tema menarik. Misalnya, ingin menumbuhkan tingkat analisa dari seorang mahasiswa, maka bisa menganalisa tentang drama korea atau film terbaik.

Mengapa tidak sebuah masalah saja? Pada dasarnya, proses analisis ini sama saja. Proses adalah poin paling penting, bagaimana langkah mereka untuk melakukannya. Tetapi, tidak membatasi kreativitas.

Bila ada satu orang yang mampu memberikan langkah tercepat, maka berikan kesempatan bagi dia untuk menyampaikan hasil teorinya. Kemudian, kembali dibandingkan dengan teori yang sudah disampaikan.

Jika sama-sama memberikan analisa terbaik, tidak ada salahnya untuk memakai keduanya. Hanya saja, tetap menekankan pada ilmu yang sudah disampaikan sejak awal. Dengan begini, semangat untuk belajar tetap membara.

Karena suatu saat nanti mereka pasti tahu mana kebenarannya. Bila dipaksa untuk menerima rasanya kurang bijak. Selain itu, untuk kedepannya pasti merasa malas, karena pendapat dan penemuannya tidak dihargai.

Harus disadari bahwa, dalam kondisi pandemi seperti ini semuanya berada dalam keadaan tidak baik. Apalagi, bila kejenuhan sudah menyerang. Satu masalah kecil saja bisa menjadi besar. Jadi, harap bersabar dan cari cara lain yang lebih baik.

Kondisi seperti ini membuat semua orang sudah berada dalam tahap klimaks. Rasa jenuh dan bosan menjadi penyebab utamanya. Oleh karena itu, ITB STIKOM Ambon sebagai salah satu kampus di Ambon mencoba dengan berbagai inovasi. Agar Anda bisa semangat kembali dan menjalani daring karena kebutuhan.

 

Tags: